Lihat Kumpulan Materi Soal CPNS

26.6.15

Hukum Islam Google Adsense : Halal atau Haram?

 Hukum Islam Google Adsense : Halal atau Haram?Hukum Islam Google Adsense : Halal atau Haram?

Bismillahirrahmanirrahim
Sebelum lebih lanjut, saya ingin menegaskan bahwa saya bukanlah siapa-siapa. Pengetahuan ilmu agama saya minim.
Google Adsense (GA) kini menjadi tren, banyak orang tertarik, bahkan berkecimpung. Pun demikian saya, iseng-iseng saja. Namun sebagai seorang muslim, tentu ada pertimbangan ketika melakukan sesuatu. Pertimbangan halal haram. Karena itu saya mulai menyelidiki bagaimana hukum GA? Karena saya bukan ahli, saya coba mencari perihal tersebut.
Beberapa sumber saya baca hasil selancar di Google, berikut tautan referensi yang menurut saya cukup berbobot. Silakan klik untuk penjelasan lebih lanjut
a.    Hukum Menampilkan Iklan Google Adsense
b. Google Adsense Ditinjau dari Hukum Islam
c. Hukum Google Adsense dalam Syariat Islam
d. Hukum Uang Adsense dari Youtube
e. Tread Kaskus Hukum Adsense
f. Mendapatkan uang dengan adsense

Selain itu, demi mengatasi kebimbangan saya saya bertanya di grup Google Adsense Indonesia, berikut opininya...

 Rhodoy R. Ediyansyah : Apa masalah yg ente temukan bos pada program periklanan Ads yg melanggar hukum Fiqh?
Prito Windiarto : masalah iklan bank dan semisalnya bang Rhodoy R. 
 Rhodoy R. Ediyansyah : Kalau ente merasa iklan bank itu salah krn ada unsur riba', ente bisa tidak menampilkan iklan itu di blog ente.
Prito Windiarto: Di block ya mastah Rhodoy R. Ediyansyah? Masalahnya kalau kecolongan belum ke block bagaimana ya? Apakah tidak masalah karena tidak tahu?
Rhodoy R. Ediyansyah Makan daging Babi aja yg sudah jelas Haram dalam Al-Qur'an saja tidak berdosa jika tidak tahu.

Pendapat di grup Fb Adsense Mentalis:
Mas RahmanBatopie RahmanBatopie Mgs berpendapat:  Saya akan menjawab sesuai dengan riset yang Saya lakukan.
AdSense bukanlah tempat yang mendatangkan penghasilan dg instan sebagaimana judi dan mengundi nasib yang jelas dilarang Islam. Untuk mendapatkan penghasilan dari AdSense, kita butuh perjuangan. seperti membuat konten yang original, konsisten untuk update artikel, membangun traffic dan lain sebagainya.
Didalam peraturan yang ditetapkan oleh pihak Google AdSense disaat kita ingin melakukan pengajuan kerja sama, jelas disana tertera hal-hal yang dilarang, seperti:
- memuat konten dewasa, konten SARA, konten perjudian dll
- perdagangan senjata, miras, narkoba dll
- menyediakan konten yang melanggar hak cipta, barang palsu dll
- melakukan kecurangan pada iklan, lalu lintas traffic dll
- Dll
Hal tersebut diatas Saya rasa sejalur dengan syariat Islam, jadi untuk melakukan kerja sama dengan Google AdSense tidak melanggar Syariat Islam (menurut riset Saya) jika ditinjau dari sisi upaya yang kita lakukan.
Namun jika ditinjau dari siapakah Google AdSense dan sejarah terbntuknya Google AdSense belum pernah Saya cari tahu. Mungkin anggota disini bisa menjawabnya.


Pendapat Suhu IM Mas Masyhuri
Intinya. Apakah iklan di adsense bisa dipilah. Padahal ada ratusan ribu pengiklan. Apakah jaminan semua yang tidak haram bisa di-blok. Mari tanyakan pada hati nurani

**

Simpulannya, menurut ane, akadnya halal. Hanya harus difilter dulu iklannya, iklan Bank, Forex, dll yang haram diblock dulu. Berupaya terus cek agar tidak muncul iklan seperti itu. Namun pengalaman saya sangat sulit untuk mendeteksi dan memblok iklan tersebut.
Karena itu saya sendiri sudah TAK MENJADI PENGIKLAN ADSENSE lagi.
Jika sahabat mau mengikuti saran saya untuk keluar, mangga.
Hanya yang saya rasakan kok ada rasa tidak tenang ketika menjadi publisher adsense. Ketakutan ada dosa / ribanya.

So, daripada gak tenang mending saya off dari adsense. InsyaAllah Allah ganti yang lebih baik.
Wallahu a'lam bishowab.

Demikian Hukum Islam Google Adsense : Halal atau Haram?

2 comments:

Kasep Pisan said...

gan saya komen ya.menurut saya masalah TIDAK TAU dalam kontek yang agan contohkan tidak sama.
Contoh agan makan makanan yang di dalamnya terkandung babi tapi tidak tau maka itu tidak apa apa.anda tau kalau google ads itu tidak 100 % menyaring iklan yang tidak sesuai islam.anda hanya tidak tau kapan iklan yang tidak sesuai dengan islam itu akan muncul.sebaiknya anda tidak mempunyai gelas,jika anda tidak yakin yang diisi kegelas itu 100 % air mineral.bahkan anda tau kadang gelas itu sesekali di isi minuman haram.jika demikian anda bukan tidak tau tepatnya tau tapi tidak tau kapan.saran saya sebaiknya anda tidak mempunyai gelas tersebut.semoga membantu.berlomba lombalah dalam kebaikan.mohon maaf jika ada yang salah

Wildan said...

Assalamualaikum, ada 2 hal yang masih mengganjal bagi saya

yang pertama,
Begini, jika bicara tentang fitur 'Filter' yang dimiliki oleh Adsense, bagaimana cara kira memfilter ratus ribu advertiser? kita hanya bisa melakukan filter terhadap sebuah kategori, misal bank, forex, dsb. Namun sampai tahap ini kita belum bisa memfilter iklan-iklan yang menunjukan aurat wanita. mungkin contoh mudahnya adalah iklan sampo. Kita tahu bagian wanita yg bukan aurat hanya wajah dan telapak tangan. bagaimana memfilter iklan seperti ini?

yang kedua,
Advertiser : orang yang beriklan di Google
Publisher : orang yang memiliki blog dan menampilkan iklan dari Google
Google : pihak penengah antara publisher dan advertiser sekaligus penyedia platform

kerjasama antara pihak advertiser, Google dan publisher belum jelas.
Revenue share pada menu Publisher hanya menampilkan publisher sekian % dan adsense network sekian %, tanpa kita tahu berapa biaya sebenarnya yang digelontorkan oleh pihak advertiser.

analogi babi keliatannya kurang cocok untuk digunakan disini, karena Adsense adalah model bisnis. Dan sebelum berbisnis tentu kita harus mengetahui sebenarnya tentang seluk bbeluk bisnis apa yang akan kita jalankan.