Tampilkan postingan dengan label Epilog Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Epilog Jiwa. Tampilkan semua postingan

9.1.16

Cerita Silat : Jawara Luhur

Cerita Silat : Jawara Luhur





Di sebuah bukit nan lebat rerimbun pohon : Kuta Agung. Tersebutlah sebuah perguruan beladiri: Jawara luhur. Dulu sekali, perguruan (padepokan) ini amat terkenal, paling tidak se-kerajaan Dayeuhluhur, namanya harum sampai kawedanan Majenang. Singkat cerita, karena fitnah dan hasutan dari salah satu perguruan silat lain (Bahwa Jawara luhur dijadikan ajang pelatihan para pendekar jahat -perampok, pembegal) perguruan ini perlahan memudar pesona, para murid perguruan keluar. Bahkan sampai pada titik menghawatirkan. Yang tersisa tinggal 1 suhu dan 3 murid amat belia. Yang lain berpencar ke perguruan sekitar.
Sang suhu, Rangga Aditura tak lantas putus asa atas kejadian itu. baginya kebenaran tak pernah tertukar, walau seluruh dunia menudingnya salah, jika yang ia lakukan adalah kebenaran ia tak gentar. Fitnah itu tak membuatnya berkesah.
3 Murid tersisa berlatih dengan keras, 4 tahun berlalu, mereka lulus.
Petambahan murid di jawara luhur amat lambat, setiap tahun hanya ada 2-4 orang pendaftar. Kontras dengan perguruan lain di bukit seberang. Perguruan Haur Bakti, setiap tahun menerima hampir 100 murid.
Tahun ke 7 setelah fitnah itu Jawara luhur masih sepi. Total murid yang lulus hanya 10 orang. Sebuah angka yang menggiriskan. Tahun ke-8 dilalui dengan keprihatinan. Bangunan padepokan mulai rapuh, atap alang-alang sudah lapuk. ketika hujan deras, semua basah. Tak tahan cuaca, beberapa murid perguruan sakit keras.
Tak itu saja, tak disangka, sepucut surat dari kerajaan datang. Senopati Anggara meminta padepokan ditutup. Bukan apa, Senopati hanya ingin menggerus kekhawatiran masyarakat, mereka resah mendengar perguruan "Jawara Luhur" masih beroperasi. Padahal, dedengkot perampok paling bengis -Kantra- adalah lulusan "Jawara Luhur".
KI Rangga Aditura bergeming. Ditemuinya senopati Anggara untuk klarifikasi.
"Memang benar, Kantra adalah alumni Jawala luhur. Namun kini status alumninya sudah dicabut. Ia sudah ditegur, diperingatkan, karena melanggar DwiPatra Jawara Luhur : Tulus mengabdi. Abadi pada kebajikan. Memimpin gerombolan perampok jelas-jela melanggar Dwi Patra!" Tegas KI Rangga Aditura.
"Iya. Bisa jadi memang demikian. Tapi tetap saja desas-desus di masyarakat, Jawara Luhur di balik makar itu!?"
"Aih... Aneh... tak ada alasan bagi kami berbuat demikian!"
"Sudahlah, pokoknya tutup padepokan ini. Begini Ki Rangga, kalau Aki mau menutup padepokan itu Kerajaan siap mengangkat Aki jadi dalem istana. Ganti rugi. Bahkan kami bantu membuat padepokan baru!"
"Hmmm... ini tak masuk akal. semua ini benar-benar aneh. Kalau alasannya membuat rakyat resah, kenapa kerajaan tidak menenangkan mereka dengan memberi penjelasan. Buru cecunguk-cecunguk itu. Jawara luhur tak ada setitikpun kaitan dengan mereka. Ecamkan itu!" Ki Rangga Aditura pluang dengan geram. Baginya alasan itu di luar nalar.
Tiba di padepokan ia sendu. Murid-murid yang sakit pulang. Memutuskan keluar. Tabib kampung yang dipaggil Ki rangga tak bisa mengobati mereka. Tinggalah satu murid saja, Aria Pinunggal.
Tapi kenyataan itu tak membuat Ki Rangga patah arang. Ia tetap semangat mengajar Aria Pinunggul. Setiap pagi, sedari kemeriap fajar, Aria pinunggul terus digembleng jurus-jurus. Dialatih gerakan-gerakan beladiri unggul. Siangnya Ki Ranga bekerja di ladang, megolah palawija.
Suatu pagi, seorang Dalem dari Kawedanan Majenang -Bramusti -datang. Ia hendak mendaftarkan putranya, Jambrana untuk masuk padepokan.
"Siapapun berhak masuk padepokan ini, tapi tentu harus melewati syarat. Syarat utamanya, ia nya sendirilah yang punya dorongan masuk padepokan, bukan yang lain. Baik... Jambrana, Kau siap masuk padepokan ini?"
Jambrana menggeleng. sedari tadi ia seperti tertekan.
"Ayolah Ki Rangga, mohon terima dia, dia sudah saya daftarkan di berbagai padepokan, tapi tak ada yang cocok dengannya, saya berharap ia mau berguru disini.'
"Diamlah, akan saya tanyai dulu ia. Jambrana, kalau kau dewasa, kau ingin jadi apa? Jadi Pendekar?" Ki rangga menghampiri Jambrana. Ia merungkut. Takut2 ia menjawab,
"Saya ingin jadi pedagang Ki, Jambrana tak suka berkelahi!"
"Jelas sudah ki sanak. Putramu tak menyukai dunia ini. Padahal ia adalah syarat mutlak masuk Jawara Luhur"
"Ayolah Ki, akan saya bayar berapapun yang aki Minta!"
"Tidak! Janga rusak masa depan anakmu ki sanak. Ia ingin jadi pedagang, Ajari ia berdagang! Lekas pergi"
"Akan saya beri 50 keping emas kalau aki menerima JAmbrana, ayolah!"
"Saya tak habis pikir, siapa sebenarnya yang mau berguru, kau atau anakmu, sudah. Lekas pergi!"
Sang Dalem pergi kecut.
Tahun kesepuluh, tak ada perubahan berarti. Pertambahan murid hanya 2-3 orang. Dobol-dobol atap sudah diperbaiki. Namun padepokan itu masih tetap kusam.Tak ada perbaikan.
Tahun itu, Aria Pinunggul dinyatakan lulus. Tidak seperti murid sebelumnya yang dimintanya menyebar ke berbagai daerah, Aria diminta Ki Rangga tinggal bersamanya. Menemaninya. Sekaligus dididiknya.
Tahun ke-12. Ki Rangga 70 tahun. Saat itu ia mulai rapuh. Angin segar berhembus. Kantra berhasil dibekuk. Lebih melegakan lagi ia mengakui hal sebenarnya. Sejatinya ia menjadi perampok atas bujukan Suhu Utama Haur Mukti. Dulu. Ia sangat iri melihat kemajuan Jawara Luhur. Ia berpikir keras untuk menjatuhkan Jawara Luhur. Fitnah itupun disebar. Ia memperalat -kantra- yang notabene alumni Jawara Luhur untuk menjelek-jelekan citra Jawara Luhur. Dengan iming-iming harta. dan itu berhasil selama 12 tahun. rahasia persekongkolan itu tertutp. Hingga akhirnya, Aria Pinunggul berhasil membekuk Kantra, dan memaksanya mengaku.
tahun itu juga beberapa alumni kembali. Beberapa diantaranya sudah menjadi pimpinan resimen di beberapa kadipaten. Mereka kembali untuk membangun jawara Luhur. Perlahan. Para alumni membawa ide segar perbaikan. Diantaranya manajemen keuangan dan manajemen Sumber daya. Beberapa suhu lain didatangkan. Ki Rangga meneima ide itu dengan terbuka.
Setahun berlalu. Ki Rangga Wafat. Ia tak sempat menyaksikan langsung pemugaran padepokan. Ia tak sempat melihat kembalinya jawara luhur menjadi Jawara dengan ratusan murid. Ia tak sempat melihatnya lewat pandanan mata. Namun ia merasakannya dari alam sana.


***
Tamat.
Maaf jika tulisannya terkesan garing, Ini cerita yang langsung diketik tanpa konsep matang, jadi mohon maklum jika ada yg ngawur. But... sejatinya saya menulis ini tidak hendak bercerita, saya ingin mengajak sahabatn sekalian untuk mengambil ceruk hikmah dari kisah ini.

1. Pertama tentang keteguhan, keistiqomahan. misal kita berorganisasi, Jumlah anggotanya amat sedikit, bisa jadi hanya satu dua orang. Semoga itu tak lantas menyurutkan langkah. terus saja berjalan, dengan segala kekurangan. Bisa jadi memang "Api" itu redup, tapi JANGAN PERNAH MEMBIARKANNYA MATI. Karena jika hanya meredup, esok lusa, bertahun kemudian, semoga saja ada bensin yang akan membesarkan "Kobaran api". Dalam cerita tadi, bensin itu alalah para alumni. Ketika ia dipercikan pada api "walau redup" ia kan memantik kobaran. Sebaliknya jika ia sedari awal sudah mati. Seberapa banyakpun bensin takan pernah bisa mengobarkannnya.
Karenanya, seberapa kecil pun organisasi yang kita bersamai, seberapa terseok-seokpun jalan yang ditempuh. JANGAN BIARKAN IA MATI. Biarkan ia hidup, seredup apapun, semoga nanti ada Bensin yang mengobarkannya.

2. Idealisme penting. Asas dasar tak boleh goyah oleh apapun. Seperti terlukis dalam kisah itu, ketika ki Rangga dihasut Senopati Anggara dan iming-iming Dalem Bramusti. hakikat inti -ruh- tak boleh goyah. Walau demikian modernisasi dan dinamisasi diperbolehkan, seperti tampak pada pembaharuan para alumni jawara luhur.

3. Pentingnya regenenasi. Penyebaran alumni. Biarkan mereka berkarya di bidang adapun yang mereka kuasai. Namun demikian ikat ia dengan simpul hakiki, ikatan ukhuwah, yang bisa jadi tak kasat mata namun terpatri di hati.

4. Bisa jadi kita tidak sempat melihat "kobaran api" besar itu. Kita tak mempermsalahkan itu. tugas utama Kita sekali lagi menjaga lestari "api" itu.

Semoga bermanfaat.
Afwan jika ada yang kurang berkenan.

Demikianlah Cerita Silat : Jawara Luhur

29.9.14

Kuis Jarribbukuku

 Kuis Jarribbukuku

Mau dapet hadiah menarik dari Gramedia ga Sob?
Ikuti Quiznya JARRIB!



Caranya gampang banget. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Upload foto selfie kamu dengan buku JARRIB! terbitan Quanta ke twitter, FB, Path atau Instagram
2. Sertakan caption yang kamu sukai dari buku JARRIB!
3. Gunakan hashtag #JarribBukuku
4. Follow dan mention hashtag di atas ke Twitter @Quantabooks dan FB: @QuantaEmk dengan menyertakan tautan foto selfiemu
5. Mention atau tag 5 teman kamu untuk follow social media: @QuantaBooks dan FB; @QuantaEmk

Ada Hadiah Menarik untuk 5 Pemenang

- Voucher Toko Buku Gramedia senilai:
Rp100.000 (untuk 3 pemenang terbaik)
Rp50.000 (2 pemenang lainnya)
- Hadiah buku seharga Rp200.000 (pilihan penerbit)

Periode:
20 Agustus - 31 Oktober  2014

Buruan sebelum terlambat!
Contoh fotonya, bisa dilihat di
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10201774915133271&set=a.1812365847588.73846.1793283550&type=1&theater



Yang mau pesan online bukunya plus tanda tangan penulis dan stiker, harga 57 ribu, belum termasuk ongkir, sila sms, pesan Jarrib ke 087826263364

Ada juga novel "Tiga Matahari" harga 30.000. Plus tanda tangan dan stiker.  Belum termasuk ongkir. Berminat? Sms nomor di atas...


10.8.14

Jarrib! Dahsyatkan Diri dengan Kekuatan Mencoba

Jarrib! Dahsyatkan Diri dengan Kekuatan Mencoba


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dear sahabat sekalian.
Terbit, buku “Jarrib! Dahsyatkan Diri dengan Kekuatan Mencoba” Karya Prian Alfan
“Jarrib wa lahizh! Takun aarifan.”
“Cobalah dan perhatikanlah! Kau akan tahu.”
(Arabic Qoutes)
Buku berisikan kompilasi tulisan dengan ragam topik dengan sebuah benang merah berupa motivasi diri "self motivation". Dibahas secara apik dengan dibumbuhi kisah-kisah inspiratif.
Pada tahap pertama, Zona 1, mengurai pentingnya diri memiliki keberanian mencoba demi mencapai kesuksesan. Hal-hal besar diawali dari proses mencoba. Penemuan-penemuan hebat jua dimulai karena adanya percobaan.
Sedang pada Zona 2 dijelaskan urgensi impian dan tahapan perencanaannya demi mewujudkannya secara nyata. Zona berikutnya menyoroti dorongan diri menjadi pribadi yang penuh gairah (passion).
Zona 4, penulis mengajak pembaca memaknai ulang tentang banyak hal. Tentang sesuatu yang terlihat remeh-temeh nan sederhana padahal sejatinya menyimpan banyak makna.
Pada Zona 5, ditampilkan kisah-kisah keseharian yang memberikan inspirasi. Dipadu Zona 6 yang mencermati kisah-kisah klasik nan berlimpah hikmah. Buku ini ditutup dengan sajian Zona 7, renungan-renungan, nasihat, dan pembahasan dari sisi religius.
Diulas dengan bahasa yang sederhana tulisan dalam buku itu semoga bisa membawa makna baru. Pada dasarnya buku ini mengajak diri untuk menjadi pribadi nan berprestasi. Menggali segenap potensi demi meraih kesuksesan hidup. Jarrib! Dahsyatkan diri dengan keberanian mencoba!
“Jarrib wa lahizh! Takun naajihan.”
“Cobalah dan perhatikanlah! Kau akan sukses.”
Detail
Judul : Jarrib! Dahsyatkan Diri dengan Kekuatan Mencoba
ISBN/EAN : 9786020245935 / 9786020245935
Pengarang : Prian Alfan
Penerbit : Quanta (ELEX MEDIA)
Terbit :13 Agustus 2014
Pages : 264
Berat : 250 gram
Dimensi(mm):140 x 210
Tags : berprestasi, buku islami, makna, meriah kesuksesan hidup, motivasi islami
Kategori Agama Islam
Harga : Rp 59,800,
*Prian Alfan adalah nama pena dari Prito Windiarto. Selain ‪#‎Jarrib‬, ia juga menulis novel "Tiga Matahari" dan menjadi kontributor belasan antologi. Bergiat di KPS (Komunitas Pena Santri)
Blog : www.pritowindiarto.blogspot.com | Twitter : @pritowindiarto

25.5.13

KAU KINI ADA


  • KAU KINI ADA

    kuberanjak dari tidurku
    mencoba melukis pagiku
    berharap keajaiban kan datang
    daun tak bergerak
    sang burung terdiam, menanti senyuman

    berdiri termangu membisu
  • apakah yang akan terjadi
  • akankah keindahan menyapa
  • rumput tak berdesah
  • tunduk tak bergoyang
  • menanti sentuhan

    * berat ’tuk melangkah  
  •   memulai hari ini 
  •   namun semua itu sirna 
  •   kau kini ada

    reff: sebuah kecupan darimu cukup membuat duniaku terasa lebih terang
  • secangkir teh hangat darimu cukup ’tuk awali hari terindah dalam hidupku

    berdiri termangu membisu
  • apakah yang akan terjadi
  • akankah keindahan menyapa
  • rumput tak berdesah
  • tunduk tak bergoyang 
  • menanti sentuhan

    Kembali ke *

    repeat reff [2x]
    Sumber : http://musiklib.org/Sheila_On_7-Kau_Kini_Ada-Lirik_Lagu.htm
    yang ingin dengar, bisa via Youtube : http://www.youtube.com/watch?v=An-PDv_cSnI

    Nb : Pagi ini mendengar lagu ini. Hm... Sebuah keinsyafaan menyapa. Mohon resapilah wahai  para istri (calon istri) betapa antunna sekalian begitu berarti untuk sang suami, simaklah penggal reff lagu di atas : 
    • reff: sebuah kecupan darimu cukup membuat duniaku terasa lebih terang
    • secangkir teh hangat darimu cukup ’tuk awali hari terindah dalam hidupku
    Kegelisahan, kegalauan, para suami, bisa antunna redakan, dengan hal sederhana sekalipun. Percayalah, seberapa tegarpun lelaki tampak, ia butuh seseorang yang mendampinginya melewati badai cobaan. 
    Sudah sering kita mendengarnya kalimat ini : Di balik kesuksesan -atau kegagalan- seorang lelaki selalu ada dibaliknya peran wanita, baik ibunda maupun sang istri.
    Jadilah penggerak kebajikan, walau bisa jadi jadi hanya di belakang layar. Percayalah, lelaki yang baik akan sangat menghargai peranan itu, sekecil apapun. Dan dia akan membalasnya dengan sesuatu hal yang bisa jadi tak pernah antunna bayangkan. Percayalah. Wallahu A'lam.

    ##Maaf, jika tulisan ini terkesan sotoy. Betapapun kacaunya tulisan ini, i wanna say thanks to my fist women, my Mom.

    16.5.13

    Sajak Sayap Patah


    Sajak Sayap Patah

    PERTANDA.....

    pertanda, ya pertanda.. 

    Aku selalu keliru memaknai pertanda 
    aku terlalu jumawa menerjemahnya 

    Menganggap senyumnya, sapa ramahnya, candanya, bgian dari rasa.. 

    Pada nyatanya, kini aku tau 
    itu skedar simbolisasi kehangatan tanpa tendensi, bahkan tanpa ekspresi 

    Aku tak menyesali peringai itu 
    aku merutuk diri yg trlampau bodoh mengartikn pertanda..



    ******

    KOYAK

    ruang hampa yg entah terisi apa 
    puing yg kian terendam bilur, tercbik pilur. Manikam yg pcah 
    keping terserak kian acak 
    hitam kian kelam 
    bayang-bayang kian asam 

    ruang kosong yang entah dipenuhi apa 

    onggok kian merana 
    terlantar lapuk usia 
    permata yang lebur 
    terhambur kian ancur 

    ruang sunyi 
    yang entah ramai oleh apa 
    dendang nyanyi memekak telinga 

    terhempas-empas sitas 
    mutiara yang lantak 
    terpencar kapas 

    ruang jiwa yg kian koyak

    ****

    Membaca komen sajak ini saya senyum2 sendiri, ada yang bilang ini baru sastra level 2. nah lo, satra ko dilevel2 begitu... level tertingginya berapa? ah kaya ilmu eksak saja. "Ini sastra boy" dunia sastra kan abstrak. ups! Saya mah sok bingung lah perihal nyastra tidaknya karya (tulisan). sing penting... nulis saja dah... 
    Salam pena

    ****
    Follow me: @pritowindiarto

    Mimpi-Mimpi

    Mimpi-Mimpi


    Minggu ini, di mentoring terakhir, saya sengaja tidak memberikan materi.
    Saya ajak mentee (peserta mentoring) untuk menonton video motivasi, dan selepasnya mereka diminta menulis mimp : 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun mendatang.
    Ini penting, karena "cita-cita/mimpi bagaikan jarum kompas yang akan "mengarahkan" hidup kita" kata bang Andrea hirta.
    "Bermimpilah. karena tuhan kan memeluk mimpimu itu, " kata Arai.
    Dan, Wallahi, retasan mimpi kita, atas izinya akan dikabul. Percayalah.
    Bismillahirahmanirrahim.

    Tahaduts bi ni'mah, semoga bermanffat.
    Dulu, saya pernah berikrar untuk berkompetensi dengan 2 orang. 
    Jenis kompetisinya, siapa yang duluan namanya tercetak di koran.
    Dan hari ini..... Alhamdulillah, nama Prito Windiarto tercetak dalam koran Kabar Priangan.
    This benar-benar amazing.
    Lihatlah, prito, pria sederhana ini, alhamdulillah, sempat menyelipkan namanya.
    semua berawal dari mimpi...
    Yakinlah, Allah Maha Mendengar, pasti mengabulkan doa, keinginan, cita kita. 
    Memang benar bisa jadi tidk sekarang2 ini, tapi selalu yakinlah, Allah Maha Pengabul doa.

    23Des11 army07

    7.5.13

    Sweet SevenTeen Sheila on 7

    06 Mei 1996 - 06 Mei 2013 = 17 Tahun.

    Perjalalan panjang sebuah grup band yang banyak mencuri perhatian.
    I Just Wanna Saya "Jalan Terus" Sheila on 7

    *And you, what wanna u say?

    15.4.13

    Karena Hidup, maka....


    Karena langit tak selamanya cerah.
    Karena Hidup, maka.... 



    Karena mentari tak selamanya bersinar terang. 
    Karena bulan tak selamanya purnama.
     Karena dunia tak abadi, fana semata.
     Maka, perubahan adalah kepastian.
     Pergerakan adalah keharusan.
     Pengembangan adalah kemestian. 
    Jangan pernah takut untuk berubah! 
    Jangan pernah takut untuk bergerak! 
    Jangan pernah takut untuk berkembang! 
    Karena jalan tak selamanya lurus lempang. 
    Karena roda selalu berputar.
     Kadang diatas, kadang di bawah.
     Maka jangan takut untuk berkarya.
     Jangan takut hasilnya tidak diterima. 
    Karena salah adalah lumrah.
     Kekeliruan bisa ditoleran. 
    Teruslah maju! Karena hidup, maka. . . . . . . . . . berkaryalah. 

    Prito Windiarto: 010308€180709
    Twitter: @pritowindiarto

    27.1.13

    Pacaran Itu Positif atau Negatif?






    Pacaran Itu Positif atau Negatif?

    Pacaran? Positif atau Negatif

    Survey. Mohon berkenan menjawab. Pacaran itu, menurut sahabat, banyak positif atau negatif-nya? Berdasarkan pengalaman empiris saja, baik diri sendiri dan atu orang lain. Trims 4 sharing.

    Ummu Danish Qaiser banyaaak positifnya kalo pacarannya after nikah... 

    Darmini MA Wah saya mah nyari/menunggu pria sejati saja untuk nikah dari pd pacaran.

    KangMas Khotib Sijawara Apes Negatif

    Yusi Fanji Asysyafi'ie pacaran hanya berdampak negative bagi pelakunya [wlw ada positive, tetp tak berbanding]

    -mengundang murka allah
    -sarana mendekati zina
    -males belajar
    -lupa kewajiban diri sendiri
    -terlalu sibuk memkirkan hub
    -sakit hati [cinta terlarang berkahir dngan rasa pahit]
    -dll


    Yulistiana Ningsih kayaknya pasti kebanyakan negatifnya..

    Eva Shofiah Syobandi Ab mah alit kneh he. .
    #wjh plos


    Cowo Standart dari sudut pandang agama...pacaran jaman sekarang pasti banyak negatifnya...

    Dwi Handayani Menrt sy bnyk dampk negatfny,,,,,
    sbtlny yg dsbt2 sbg dmpak positif dr pcran, dpt kta peroleh tnpa pcrn ko. Bnyk yg blang punya pcar bsa bkin semangt belajar, bo'ng bgt. Yang ad pcrn mlah bkn malas blajar, krn trlalu bnyk memikrkn hl2 yg blum sharusny dpkrkn.


    Yue Lie Za trgantung yg mnjalani'y,klo org'y mmg tulus pasti positif,klo cm utk main2 jd negatif lh,krn sy yakin d dunia ini msh byk org yg baik n brpikir positif,ad neraka pasti ad surga jg,,,

    Yusi Fanji Asysyafi'ie org baik dan tulus akan perintah agama pasti berprilaku postive
    meninggalkan pacaran adalah perilaku positive, , ,



    Angel Vallerie Baldenweg Kalo menurut saya, pacaran itu akan positif / negatif tergantung orang yang menjalankan nya..
    Kalau memang dia pacaran hanya untuk bertaaruf dan di jalankan hanya sebatas ingin saling mengenal itu positif
    tapi kalau pacaran tujuan nya hanya mengumbar nafsu dan janji palsu, kedepan nya juga hanya akan berdampak negatif bagi kehidupan nya


    Resha T. Novia positif n negatif pasti ada,tergantung dari sudut pandang penilaiannya aja.. begitu kalo menurut pandangan saya.. tapi yang namanya hidup ya dinikmati aja,syukur karena masih diberi kesempatan buat ngerasain pacaran,pacaran yg wajar.. dalam hal ini maksudnya tau batasan2nya...

    Yudi Kurniawan yg jlz bnyk ngtifnya,, org bilang trgntung orgnya,, tp smw tu sngat kcil.
    ank skolah '' q pcaran byr smngat bljr'',, mlm2 lg bljr tz cwenya sms '' meet bljar ya chayank''
    Yg trjd knsntrasi bljr lgsg buyar wlwpn isi sms brupa dorongan.
    Yg namanya iman ssh mnjga,, kdekatn pria wnita mnjdikn nfsu.
    ''kucing d kasi ikan teri psti ya mau lah''
    Bgtu jg dg nfsu


    Erisma Cimma negative, pernah liat tmen nangis gra2 brantem gak jelas gt . . .kshan, sling perhatian tp tdak berpahala, lebar wktos 

    Fathimah Asy Syadza segala sesuatu pasti mengandung dua sisi. kalau tadi disebutkan di atas berarti kasusnya sisi negatif dan positif. menurut saya pribadi, negatifnya pacaran buanyak sekali, melalaikan dari mengingat Allah, kalau ada apa-apa tujuan utama untuk dimintai bantuan malah pacar, Allah dikemanain tuh? menjauh dari ihsan, jadi banyak gurauan gak manfaat, waktu terbuang tidak manfaat, menjerat pelakunya untuk melanggar sunnah Rasulullah, jadi lebih mudah untuk pegangan tangan, menyentuh, dll. intinya, prilaku pacaran malah menipiskan iman. ibadah malah hanya sebagai kedok kebaikan aja didepan pacar.

    positifnya, jadi belajar karakter orang, belajar memahami, belajar untuk mengatur ritme hati untuk tidak mencintai berlebihan, belajar untuk tidak melupakan Allah dalam segala hal, belajar untuk bersikap baik, menepati janji, belajar mencintai dengan sederhana. belajar untuk tidak mudah mencurigai, belajar untuk percaya dan saling memberi semangat. kurang lebih begitu.


    Dede Masruroh klo mnurt ku sih bnyak efek negatif hehe

    Dita Apriyani Memang mungkn ada dampak positif dan negative tp ya menurt ana bnyak negativenya, selain nengganggu pikran dan hati juga dlarang agama hehe

    ***
    Trims... 4 sharing....
    Pacaran Itu Positif atau Negatif?


    Info CPNS PPPK 2019 & Pelajaran Bahasa Indonesia

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...