tas
Home » , » Kisah Inspiratif dokter dengan tarif gratis untuk anak yatim dr. Arif

Kisah Inspiratif dokter dengan tarif gratis untuk anak yatim dr. Arif

Written By Prito Windiarto on 17 October 2015 | 12:14 PM

Kisah Inspiratif dokter dengan tarif gratis untuk anak yatim dr. Arif

Hitam putih edisi Jumat, 16 Oktober menghadirkan bintang tamu dokter nan inspiratif, dr. Arif. Dokter berusia 40 tahun ini memiliki program yang layak diteladani. Apa itu? Yakni menggratiskan biaya berobat untuk anak yatim. Selain itu ia juga memberikan tarif flat (sama) sebesar 40.000 untuk pasiennya. Seberapa parah pun penyakit yang diderita. Obat yang diberikan adalah obat premium, buka generik.

Motivasi dokter dengan tarif gratis untuk anak yatim
 Lantas apa yang menjadi motivasi sang dokter? Hal itulah yang coba dikorek oleh sang Host, Dedy Corbuzier. Bayangkan saja, ditengah perekonomian kita yang lesu. Masih ada orang baik seperti itu. Dengan menjalankan program itu secara logika berarti mengurangi sumber pendapatan. Jika seharusnya seorang ditarif 50- ratusan ribu. Ini hanya 40 ribu bahkan gratis.
Sang dokter menjawab bahwa motivasi nya adalah untuk membantu sesama. Menolong orang yang kesusahan. Program ini banyak membantu orang sekitar.
Dukungan sang istri
Meski begitu tentu saja sang dokter selalu berkonsultasi dengan sang istri. Karena ini menyangkut keuangan keluarga juga. Syukurlah sang istri menerima. Perihal rezeki mereka yakin hal itu sudah diatur olehNya. Alhamdulillah sampai saat ini cukup, ujar mereka.

Ditanya perihal apakah ada cita-cita jadi spesialis, dr. Arif menjawab ada. Namun ia belum mengambilnya, soalnya takut menggnggu programnya itu. Kalau ambil spesialis nanti pasiennya malah segmented, bukan umum lagi.

Kisah inspiratif dokter dengan tarif gratis untuk anak yatim ini memberikan inspirasi bagi banyak orang. Bahwa di dunia material ini, masih ada orang yang peduli. Masih banyak orang yang mengedepankan sisi manusiawi. Apa yang dilakukan dr. Arif berdampak positif, setidaknya bagi putranya. Ketika ditanya, apakah cita-citanya ia menjawab jadi dokter. Dokter seperti siapa? Seperti Papa yang mau membantu sesama. Subhanallah.
Semoga kisah ini menjadi inspirasi untuk kita untuk berbuat baik. Dalam profesi apapun itu. Jadi guru, jadilah guru yang baik, jadi karyawan jadilah karyawan yang baik, jadi pengusaha sukses, jangan lupa sisihkan untuk membantu orang.
Demikian kisah inspiratif dokter dengan tarif gratis untuk anak yatim ini, semoga bermanfaat. Mohon bantu share ya agar semakin banyak yang terinspirasi. Agar orang makin sadar bahwa sisi manusiawi harus terus dijaga. Terima kasih.

Share this article :

Cari Materi Pelajaran Lain

Mari Bergabung

Terpopuler

Langganan Youtube

Powered by Blogger.
 
Support : Designer | Organized | Chanel
Copyright © 2013. Pelajaran Bahasa Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger