tas

Contoh Puisi Tahun Baru

Written By Prito Windiarto on 20 August 2015 | 4:36 PM


Contoh Puisi Tahun Baru

Setiap tanggal 1 Januari atau 1 muharram orang sering merayakan tahun baru. Hal yang sebenarnya  tidak ada tuntunan dari Sang Nabi. Terlebih diisi dengan kegiatan hura-hura. Padahal tahun baru, kalaupun mau dispesialkan, seharusnya dijadikan ajang refleksi diri, menyongsong hari depan. Pada kesempatan ini saya bermaksud menghadirkan puisi bertema tahun baru, semoga berkenan.

Makna Tahun Baru
Prito Windiarto
Tahun baru itu:
Bukan foya-foya
Merayakan sesuatu
Yang sebetulnya adalah peringatan dari Tuhan

Peringatan bahwa waktu terus berjalan
Beriring mesra
; menuju penghabisan

Tahun baru itu:
Bukan soal terompet
Yang malah bisa jadi semakin mendekatkan kita
Pada terompet dahsyat, agung,
Terompet izrafil
Terompet kiamat

Tahun baru itu:
Bukan diisi dengan maksiat
Yang membuat dunia semakin pekat
Menyebab manusia semakin kufur nikamat
Padahal kiamat kian dekat
Ajal kian melekat

Tahun baru itu, adalah:
Pertanda dari Sang Maha
Pusaran waktu
Kian melaju
Menuju akhir

Tahun baru itu:
Pengingat
Usia yang semakin tua

Bumi semakin renta

Tahun baru itu:
Saatnya merenung
Menghitung amal
Menengok apa  yang terjadi setahun lalu

Tahun baru itu:
Merencanakan masa depan
Menyusun ulang impian
Menegaskan arti kehidupan

Tahun baru itu:
Meniatkan diri lebih baik
Lebih berbakti
Lebih dekap
Pada sang Maha

Karena kalau tidak,
Ah, mudah saja kita binasa



Esensi Tahun Baru
Prito Windiarto

Putaran waktu
Detik,
Berlibas menit,
Menjejak jam,
Menyempurna jadi hari,
Menginduk jadi bulan,
Membulat jadi tahun,

Terus, tiada henti
Alamat dari Tuhan
Bagi manusia

Agar ingat
Tujuan akhirnya

Agar yakin,
Diri semakin tua

Inilah waktu
Pusaran yang takan mungkin terelakan
Oleh alat secanggih apapun

Inilah esensi tahun baru
Agar kita tahu waktu
Masa, dan hari-hari yang terus berganti

Demikianlah contoh puisi tahun baru, semoga menjadi pengingat kita bersama. Pentingnya memanfaatkan waktu sebaik mungkin, kita hidup hanya sementara. Singkat. Jangan sampai kita membunuh diri sendiri dengan kesia-siaan. Semoga bermanfaat contoh puisi tahun baru ini. Aamiin. 
Share this article :

Cari Materi Pelajaran Lain

Mari Bergabung

Terpopuler

Langganan Youtube

Powered by Blogger.
 
Support : Designer | Organized | Chanel
Copyright © 2013. Pelajaran Bahasa Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger