tas

Rangkuman Linguistik Umum

Written By Prito Windiarto on 15 January 2010 | 5:27 PM






Rangkuman Linguistik Umum


A. Pengertian linguistik
Linguistik adalah ilmu bahasa , atau telaah ilmiah mengenai bahasa manusia
Linguistik juga sering disebut lingistik umum (general linguistics) karena linguistik tidak hanya mengkaji sebuah bahasa saja (seperti bahasa jawa), melainkan mengkaji bahasa pada umumnya.

B. Perbedaan antara linguistik umum dan linguistik khusus
Linguistik umum adalah linguistik yang mempelajari : kaidah-kaidah bahasa secara umum, bukan bahasa tertentu. Kaidah-kaidah khusus / spesifik mempelajari bahasa arab/bahasa sunda. Kajian khusus ini juga bisa dilakukan terhadap satu rumpun / subrumpun bahasa misal rumpun bahasa austronesia, atau subrumpun indo-german.

C. Ciri-ciri keilmuan linguistik
Menurut crystal linguistik bersifal ilmiah karena:
1) Eksplisit : artinya bahwa linuistik itu pasti, jelas, ajeg dan menyeluruh
2) Sistematis : linguistik juga berpola, memiliki kaidah
3) Objektif : artinya tepat sasaran dan sesuai kenyataan
Linguistik dapat dikatakan ilmiah karena telah mengikuti ketiga tahapan perkembangan yaitu pertama tahap spekulasi, kedua tahap observasi dan klasifikasi dan terakhir tahap perumusan teori. Selain itu, ketidakspekulatifan dalam penarikan kesimpulan merupakan salah satu ciri keilmiahan, artinya dalam mengambil kesimpulan dan teori harus didasarkan pada data empiris. Begitu pula dalam linguistik seorang pakar yang ingin meneliti susunan kata bahasa tertentu haruslah menggalinya dari data empiris.

D. Hakikat bahasa
1) Bahasa sebagai sistem
Maksudnya bahwa bahasa terdiri dari unsur-unsur atau komponen-komponen yang teratur dan tersusun menurut pola tertentu.

2) Bahasa sebagai lambang
Lambang-lambang bahasa diwujudkan dalam bentuk bunyi, yang berupa satuan-satuan bahasa seperti kata / gabungan kata.

3) Bahasa adalah bunyi
Sistem bahasa itu berupa lambang yang diwujudkannya berupa bunyi.
Yang dimaksud dengan bunyi pada bahasa / termasuk lambang bahasa adalah bunyi-bunyi yang bukan dihasilkan alat ucap manusia tidak termasuk bunyi bahasa. Walau kenyataanya tidak semua bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia termasuk bunyi bahasa seperti batuk, bersin, dll.
Dalam linguistik yang disebut bahasa yang primer adalah apa yang diucapkan atau dilisankan. Sedangkan bahasa tulisan hanyalah bersifat sekunder. Karena sebenarnya bahasa tulisan hanyalah bersifat sekunder. Sebenarnya bahasa tulisan hanyalah “rekaman” dari bahasa lain.

4) Bahasa itu bermakna
Telah dibicarakan tadi bahwa bahasa itu adalah sistem lambang, oleh karena itu lambang-lambang itu mengacu pada suatu konsep, ide atau pikiran, maka dapat dikatakan bahwa bahasa itu mempunyi makna.
Bahasa itu bermakna, oleh karenanya ucapan yang tidak mempunyai makna bukanlah bahasa, misalnya ucapan ozwnpsoll

5) Bahasa itu arbitrer
Arbitrer artinya sembarang, sewenang-wenang, mana suka, berubah-ubah. Maksudnya adalah tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa dengan konsep atau pengertian yang dimaksud lambang tersebut misalnya kita tidak bisa menjelaskan hubungan antara lambang bunyi (air) dengan benda yang dilambangkannya yaitu benda cair yang biasa dipakai, diminum, mencuci oli, yang rumus kimianya H2O, mengapa pula tidak dilambangkan dengan bunyi (ria) atau (air).

6) Bahasa itu konvensional
Telah kitabahas sebelumnya bahwa hubungan antara lambang bunyi dengan yang dilambangkannya bersifat arbitrer, tetapi penggunaan lambang tersebut untuk suatu konsep tertentu bersifat konvensional.
Artinya bahwa semua anggota masyarakat bahasa itu mematuhi konvensi bahwa lambang tertentu itu digunakan untuk mewakili konsep yang diwakilinya Misalnya tadi bahwa barang cair yang biasa dipakai untuk minum, mandi, dll rumus kimia H2O adalah water (dalam bahasa inggris) maka anggota masyarakat bahasa inggris semuanya harus mematuhinya, kalau tidak dipatuhinya maka komunikasi akan terhambat.

7) Bahasa itu produktif
Maksudnya adalah walaupun unsur-unsur bahasa itu terbatas, tetapi dengan unsur-unsur yang jumlahnya terbatas itu dapat dibuat satuan-satuan bahasa yang jumlahnya tak terbatas, meski secara relatif, sesuai dengan sistem yang berlaku paa bahasa itu.

8) Bahasa itu unik
Unik artinya mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak dimiliki oleh yang lain. Artinya setiap bahasa mempunyai ciri khas sendiri yang tidak dimiliki bahasa lain.

9) Bahasa itu universal
Selain bersifat unik, yakni memiliki sifat masing-masing, bahasa itu juga bersifat universal. Artinya ada ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa yang ada di dunia. Karena bahasa itu berupa ujaran, maka ciri universal dari bahasa yang paling umum adalah bahwa bahasa itu mempunyai bunyi bahasa yang terdiri dari vokal dan konsonan.

10) Bahasa itu dinamis
Karena keterikatan dan keterkaitan bahasa itu dengan manusia , sedangkan dalam kehidupan bermasyarakat kegiatan manusia itu tidak tetap dan selalu berubah, maka bahasa itu juga ikut berubah, menjadi tidak tetap, menjadi tidak statis. Karena itulah bahasa itu disebut dinamis.

11) Bahasa itu bervariasi
Anggota suatu masyarakat bahasa beraneka ragam, ada yang berpendidikan ada yang tidak, ada yang berprofesi dokter, petani, nelayan, dan sebagainya, oleh karena latar belakang dan lingkungannya yang tidak sama maka bahasa yang mereka gunakan bervariasi atau beragam, di mana antara variasi yang satu dengan yang lainnya mempunyai perbedaan yang besar.

12) Bahasa itu manusiawi.
Maksudnya adalah bahwa alat komunikasi manusia yang namanya bahasa adalah bersifat manusiawi, dalam arti hanya milik manusia dan hanya dapat digunakan oleh manusia.

E. Perbedaan langage, langue dan parole adalah :
Langage : berarti bahasa secara umum, seperti tampak dalam ungkapan “manusia punya bahasa sementara hewan tidak”.
Langue : artinya suatu bahasa tertentu, seperti bahasa arab, bahasa inggris, atau bahasa jawa
Parole : adalah bahasa dalam wujudnya yang konkret yang berupa ujaran.

F. Jenis-jenis linguistik
a) Berdasarkan sifat telaahnya :

1. Linguistik mikro
Mempelajari bahasa sebagai bahasa untuk kepentingan bahasa itu sendiri (internal)

2. Linguistik makro
Mempelajari bahasa yang berkaitan dengan bidang yang lain
b) Berdasarkan pendekatan objeknya

1. Linguistik deskriptif
Linguistik deskriptif yaitu jenis linguistik yang menggambarkan bahasa apa adanya pada saat penelitian dilakukan
2. Linguistik historis komparatif
Jenis linguistik yang membandingkan 2 bahasa atau lebih pada waktu yang berbeda
3. Linguistik kontrastif
Jenis linguistik yang membatasi diri pada pembatasan 2 bahasa / lebih tapi pada masa tertentu pada satu periode.
4. Linguistik sinkronis
Linguistik sinkronis adalah jenis linguistik yang mempelajari satu bangsa pada satu masa.
5. Linguistik diakronis
Linguistik diakronis yaitu jenis linguistik yang mempelajari satu bahasa pada masa yang berbeda (pada periode ke periode)

c) Linguistik berdasarkan pembidangannya
1. Linguistik umum (general linguistics)
Linguistik umum : jenis linguistik yang merumuskan secara umum semua bahasa manusia.
2. Linguistik terapan (applied linguistics)
Linguistik terapan : jenis linguistik yang berusaha menerapkan hasil penelitian dalam kepentingan praktis.
3. Linguistik teoritis
Linguistik teoritis : jenis linguistik yang meneliti bahsa untuk kepentingan bahasa itu sendiri (internal)

G. Tataran linguistik :
1) Fonologi  ilmu yang membahas bunyi-bunyi bahasa
2) Morfologi  ilmu yang membahas seluk beluk pembentukan kata (mengenai pembentukan katan dan perubahan bahan makna akibat proses perubahan bentuk kata tersebut).
3) Sintaktis  ilmu yang membahas tata kalimat ilmu yang mempelajari frasa kausa, kalimat dan wacana serta hubungan diantaraya
4) Semantik  ilmu yang membahas makna bahasa


H. Unsur-unsur bahasa
Apabila kita membuatnya secara hierarkis maka bentuknya adalah :

(Maaf diagram tidak bisa ditampilkan)

Kita bahas satu persatu
1. Fonem : satuan bunyi bahasa paling kecil yang dihasilkan alat ucap manusia, tidak memiliki makna tapi dapat membedakan makna
2. Morfem : suatu bentuk yang bisa hadir secara berulang-ulang dengan bentuk yang lain
3. Stem / pokok kata : satuan gramatikal yang tidak bisa terdiri dari sendiri jika tidak digabung dengan morfem yang lain contoh : juang, alir
4. Kata : deretan huruf yang memiliki makna satuan gramatikal terkecil yang memiliki makna.
5. Frasa : satuan gramatik yang terdiri atas dua buah kata atau lebih yang tidak melampaui satu batas unsur fungional klausa atau kalimat
6. Klausa : satuan gramatik yang memiliki unsur subjek, predikat boleh disertai objek, pelengkap dan keterangan atau tidak
7. Kalimat : satuan gramatik yang diawali huruf kapital dan diakhiri tanda baca titik, seru dan tanya yang memiliki satu makna. atau menurut Ramlan : satuan gramatik yang memiliki jeda disertai nada akhir turun naik
8. Wacana : satuan gramatik yang terbesar, terlengkap, tertinggi diatas kalimat atau klausa yang memiliki ide-ide pokok memiliki koherensi dan kohesi lisan ataupun tulisan.


I. Tokoh, teori dan aliran linguistik
1. Ferdinand de Saussure
Ferdinand de saussure (1857-1913) dianggap sebagai bapak linguistik modern, pandangannya dimuat dalam buku course de linguistique generle. Beliau mengemukakan teori bahwa setiap tanda linguistik (signe) dibentuk oleh dua buah komponen yang tidak terpisahkan, yaitu komponen signifiant (bentuk) dan komponen signifie (makna)
2. Aliran praha (terbentuk tahun 1926)
Tokohnya Vilem Mathesius. Aliran praha inilah yang pertama-tama membedakan tegas akan fonetik dan fonolog.
3. Aliran glosematik lahir di Denmark.
Tokohnya Louis Hjemslev beliau terkenal karena usaha untuk membuat ilmu bahasa menjadi ilmu yang berdiri sendiri.
4. Aliran firthian
Tokohnya R. Firth (1890-1960) beliau terkenal karena teorinya mengenai fonologi prosodi.
Fonologi prosodi adalah suatu cara untuk menentukan arti pada tataran fonetis. Fonologi prosodi terdiri dari satuan-satuan fonematis dan satuan prosodi
5. Aliran linguistik sistemik
Tokohnya M.A.K Halliday belaiu mengembangkan teori Fith mengenai bahasa khususnya yang berkenaan dengan segi kemasyarakatan bahasa. Pokok-pokok pandangannya antara variasinya pemberian bahasa tertentu berserta variasinya mengenai adanya gradasi dan kontinum.
6. Aliran tagmemik
Tokohnya Kenneth L. Pike, menurut aliran ini satuan dasar dari sintaksis adalah tagmen. Yang dimaksud tagmen adalah bentuk kata yang dapat saling dipertukarkan untuk mengisisi slot tertentu.
7. Aliran strukturalis amerika
Tokohnya Leonard (1877-1949) beliau sangat terkenal karena dalam bukunya “language” yang kalau dikaitkan dengan aliran struktural amerika.


J. Tahapan proses komunikasi :
1. Sensasi : pengindraan yang menghubungkan organisme dengan lingkungannya
2. Asosiasi : proses menyamakan makna stimulus yang datang di sensasi dengan pengalaman masa lalu
3. Persepsi : pengalaman tentang objek
4. Memori : sistem yang sangat berstruktur yang menyebabkan organisme sanggup merekam fakta.
5. Berfikir : proses pernafasan kita terhadap stimuli setelah tahapan sensasi, asosiasi, persepsi dan memori
Demikianlah Rangkuman Linguistik Umum
Share this article :

3 komentar:

Post a Comment

Cari Materi Pelajaran Lain

Terpopuler

Langganan Youtube

Powered by Blogger.
 
Support : Designer | Organized | Chanel
Copyright © 2013. Pelajaran Bahasa Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger